dailykota.com Anggota dari Fraksi Keadilan Sejahtera (), Nurhalis Nur, menggelar kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat () caturwulan III masa persidangan tahun 2025 di Jalan Labu, Kelurahan Balaroa, Kecamatan . Rabu, 22 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut di hadiri perwakilan Dinas Koperasi dan , dan Puluhan mikro kecil menengah (UMKM) dan warga sekitar.

Dalam reses itu, berbagai aspirasi masyarakat mengemuka, terutama terkait dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM di wilayah Balaroa dan sekitarnya. Warga mengeluhkan masih minimnya realisasi bantuan usaha, meski sebagian sudah terdaftar dan mengajukan data melalui sistem DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

“Banyak warga yang sudah mengusulkan nama untuk menerima bantuan, namun belum terealisasi karena kendala data di DTKS,” ungkap salah satu warga.

Menanggapi hal tersebut, Nurhalis Nur menyampaikan bahwa pihaknya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dalam bidang . Menurutnya, pokok pikiran (pokir) yang ia miliki tahun ini akan di fokuskan untuk mendukung pengembangan UMKM di Kota Palu.

“Kami akan fokus mendorong program pemberdayaan UMKM agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi. Ini juga sejalan dengan komitmen DPRD untuk memperkuat sektor usaha kecil di tingkat kelurahan,” tegas Nurhalis.

Sementara itu, Abdul Hafid Djakatare, perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu, menjelaskan bahwa pelaku usaha yang ingin mendapatkan bantuan dapat mengajukan proposal resmi melalui dinas terkait.

“Silakan membuat proposal sesuai kebutuhan usaha. Dinas akan memverifikasi data sebelum bantuan di salurkan,” jelas Abdul Hafid.

Ia juga mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari 800 pelaku UMKM di Kota Palu yang telah terdaftar dan menunggu proses verifikasi bantuan.

Kegiatan reses berjalan interaktif. Nurhalis berharap hasil penjaringan aspirasi ini dapat menjadi dasar dalam merancang kebijakan yang lebih berpihak pada pelaku UMKM. hn