dailykota.com PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat agenda keterbukaan informasi melalui pelantikan lima Komisioner Komisi Informasi Sulteng periode 2025–2029 yang di pimpin Gubernur Anwar Hafid, Senin, 8 Desember 2025 di Gedung Pogombo.
Usai pelantikan, Gubernur mengumumkan gebrakan baru: layanan “Halo Gubernur“, sebuah kanal aduan dan aspirasi berbasis Command Center yang akan beroperasi 24 jam.
Operator khusus di siapkan untuk menerima setiap laporan dan meneruskannya ke instansi terkait. Layanan ini di proyeksikan menjadi pusat komunikasi publik terpadu yang mempercepat respons pemerintah.
Anwar menargetkan seluruh perangkat daerah sudah terhubung penuh dengan Command Center pada Maret 2026. Peluncuran tahap awal di jadwalkan Desember ini, sementara OPD yang belum memiliki server di beri waktu tiga bulan untuk menyesuaikan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengingatkan bahwa keterbukaan tetap di batasi oleh regulasi terkait rahasia negara dan dokumen yang harus melalui pemeriksaan lembaga seperti BPK.
Menurutnya, tantangan terbesar pemerintah saat ini adalah menjaga keseimbangan antara transparansi dan perlindungan informasi.
Ia menutup arahannya dengan menegaskan pentingnya digitalisasi dan merit system dalam membangun aparatur berkelas dunia.
“Jika sistemnya kelas dunia tetapi manusianya tidak, kita akan tertinggal,” ujarnya.