dailykota.com MOROWALI Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pemerintah daerah memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam memastikan seluruh program prioritas nasional berjalan efektif dan menjangkau masyarakat hingga wilayah terpencil.

Penegasan itu di sampaikan Anwar Hafid saat membuka Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita dan Wakil Presiden RI Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Matano, Kabupaten Morowali. Kamis, 14 Mei 2026.

“Hari ini saya tidak hanya berdiri sebagai gubernur, tetapi juga mewakili pemerintah pusat di daerah. Fokus kita memastikan Asta Cita benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah,” ujar Anwar.

Dalam rapat tersebut, mulai memetakan sejumlah tantangan strategis dalam pelaksanaan program prioritas nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis (), penanganan anak tidak , hingga penguatan ketahanan pangan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Menurut Anwar, kebijakan efisiensi anggaran memang memengaruhi ruang fiskal daerah. Namun, program prioritas nasional tetap menjadi motor penggerak pertumbuhan masyarakat.

Karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten dan kota memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Program nasional ini menjadi kekuatan penting bagi daerah. Sinergi pusat, provinsi, dan kabupaten/kota harus di perkuat agar seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Anwar juga menegaskan rapat koordinasi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum strategis untuk menyatukan langkah menghadapi tantangan global dan tekanan fiskal yang semakin kompleks.

Ia mencontohkan situasi perang dan fluktuasi minyak dunia yang turut berdampak terhadap kondisi ekonomi nasional maupun daerah.

“Keberadaan kita di Morowali bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya menyatukan kekuatan menghadapi dinamika global dan kebutuhan reformasi birokrasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Anwar turut menyoroti sejumlah program prioritas Presiden RI yang di nilai berdampak langsung terhadap masyarakat, di antaranya Program Koperasi Desa Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis.

Khusus Program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mempercepat penguatan layanan melalui pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dari target 307 unit SPPG di Sulawesi Tengah, sebanyak 228 unit atau sekitar 74,26 persen telah beroperasi dan melayani sekitar 900 ribu siswa di 13 ribu sekolah.

Program tersebut juga memberi dampak ekonomi melalui pembukaan lapangan baru dengan melibatkan lebih dari 10 ribu relawan di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Melalui rapat koordinasi itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan agar seluruh program prioritas nasional berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. */mn